Kamis, 16 April 2015

DEKORASI PENGANTIN


Dekorasi Kulon Progo
Kriyanan, Wates Kulon Progo

Bingung mau milih dekorasi untuk pengantin kakak, temen kerja, atau kamu sendiri yang mau nikah? Jangan bingung deh disini ada pilihan gambar untuk pernikahan pengantin dari yang sederhana hingga mewah. Gambar di bawah ini adalah contoh dekorasi pengantin yang sudah dikombinasikan dengan properti lain seperti pilar, daun, kain-kain dan model yang hampir sama dengan pilar. Properti itu di kombinasikan dengan gebyok. Gebyok adalah dekorasi berwarna coklat dengan ukiran ukiran jawa, biasanya terdiri dari 6 sayap dan 1 bagian inti. model baru kini telah muncul kembali yaitu gebyok putih dengan kursi pengantin sofa berwarna putih. saat ini sedang diminati oleh banyak orang. kesan putih terlihat lebih khidmat dalam acara pernikahan yang dilakukan sekali seumur hidup.
Selain dekorasi ada elemen penunjang lain untuk menambah unsur estetika pada dekorasi yaitu draffery atau biasa disebut plafon atap. Draffery ini menggunakan berbagai macam warna sesuai dengan pesanan yang ditata sedemikian rupa. biasanya draffery pada bagian depan pengantin dibuat berbeda, ditambah dengan lampu antik. Contoh ini bisa anda dapatkan di daerah Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Dari gambar-gambar ini semoga bisa menjadi referensi teman-teman, kakak, ibu-ibu atau siapapun yang sedang membutuhkan. Selamat melihat-lihat












GULALI MANIS

Dida sayang sama Didi. Tapi nggak tau deh didinya sayang apa enggak sama Dida. Dida mengenalnya dari SMP kelas 1. Saat itu Dida mengenalnya, lalu berjalan dari waktu ke waktu. Didi selalu punya penggemar, dari berbagai kalangan malah, adek kelas ada yang ngefans dengannya entah berapa. Lalu beranjak SMK, kelas 1 tak ada komunikasi, kelas 2, teman dekat Dida mulai tahu bahwa ia sedang dekat dengan Didi dan dikelas 3, mungkin sebagian orang di sekolahan sudah mengetahuinya. Ooh ternyata Didi digemari lagi, sungguh hebat, kelas 1 ada,, kelas 2 ada,, kelas 3? Ya dida ini,, hemm masih ada lagi anak SMP juga ada yang menyukainya, gilaaa, hebatkan? Dida Dida kasian sekali kamu ini orang yang kamu sayang ternyata banyak yang lebih menyayanginya. bagai gulali manis di antara rombongan semut.
Sebenarnya yang hebat bukanlah Didi dengan segudang penggemar tapi setianya Dida dengan Didi walaupun Didi punya penggemar banyak  

Rabu, 08 April 2015

GAGAL MOVE ON


Satu satu aku tau kebenaran yang sesungguhnya perlahan aku tau aku ingin perbaiki semuanya apa daya nafsu selalu berperang didalam diri manusia antara rasa ingin tau rasa cita cita dan aturan dalam kitabMU kulelah memikirkan itu semua selalu menjadi bayangan yang jauh nan samar. Rasa ini semakin erat bila kudengar musik itu, raga ini ingin bergerak seiring musik yang bertalu. Apa ini? perasaan ini selalu muncul, aku harus bagaimana? Semua terjadi begitu saja, sebenarnya aku milik darah siapa? Apakah itu gengsi? Tak bisa kupungkiri selama aku kecil memang ayah selalu memperdengarkanku musik itu ya, gamelan jawa dan aku menari seiring musik itu berlangsung beranjak SD. 

Kemudian di SMP aku bertemu lagi dengan tari semua tak pernah terencana, aku masuk ke seni tari padahal aku ingin seni musik (band). Hey ternyata aku bisa menari, senangnya. Aku pentas di SMP saat masa kelulusanku tari kolosal, yaitu menari bersama sama dengan personil yang banyak di lapangan basket. Sungguh bahagia sekali bila apa yang kita usahakan dihargai oleh orang lain. Ya, walaupun awalnya aku tak ada niat sedikitpun untuk menekuni tari, tapi hati dan ragaku merespon positif. Dari gerakan awal yang sangat mendasar hingga di kelas 3 diberi tugas untuk membuat sebuah tarian kelompok yang bermakna. Alhamdulillah aku bisa melewatinya dan aku tidak merasa rugi tapi untung karna aku mendapat manfaatnya.

Kini aku di SMK aku tak menemukanmu lagi (tari). Aku terjebak dalam keterpaksaan senior untuk mengikuti drumband aaah sangat melelahkan sekali dibentak dipaksa semenamena walaupun itu memang sangat bermanfaat untukku sih. Disitu aku mendapatkan arti kebersamaan, kekeluargaan, kehidupan, dan solidaritas, semua hampirku dapat. Aku sangat senang sekali mendapatkan keluarga baru itu. Dari yang bukan siapa siapa kemudian kenal kemudian bersahabat lalu menjadi keluarga. Aku bahagia bersama mereka. hampir waktu 24 jam kulalui bersama mereka dapat kusebut keluarga kedua. Tapi kini aku telah kelas 3, memang tidak terasa seakan waktu berjalan begitu cepat terkadang ingin aku mengulang kenangan kenangan dulu bersama teman teman terbaiku. Tapi tak akan mungkin bisa persis seperti dulu, dah deh biar jadi kenangan manis sepanjang hidup. Ah masih tak percaya tak ada 2 bulan lagi aku menyelesaikan SMK. Rasanya tak ingin meninggalkan masa putih abu abu ini. 

Tinggal meghitung hari lagi aku akan melaksanakan Ujian Nasional wow. Yaa sekitar 3 hari lagi bro. Huuh. Dan sampai saat ini juga hatiku selalu bergetar bila mendengar musik tradisional aku ingin menari kembali seperti dulu saat SD dan SMP. Tapi apa? hanya kulihat dalam diam dihati dengan senyuman sesal " Mengapa aku tak mengikuti ekstra itu sejak duluu?" Kenapa ya penyesalan datang di belakang? Ooooh ternyata dari dulu aku masih unyu unyu sampe gua manis gini belum bisa move on sama suara suara itu. Duuuh. Ternyata aku merindukanmu, setiap musik bertalu raga ini ingin mengiringinya. Aahh dimanakau (tari) datanglah lagi, apakah aku yang harus datang? tapi bagaimana dengan jilbabku?

Ah tapi yaudah lah ya, masih ada hal positive yang lain yang belum ditemukan. Semua ada jalanya sendiri sendiri walau kadang bingung sih besok tuh setelah lulus mau ngapain? Hadapi apa yang ada didepan sekarang bro. Oke sekian dulu obrolannya, emm bukan obrolan ding lebih tepatnya  kicauan hehe. Bye.